Sudah Diketahui Siapa Pelaku Penyebaran Video Hoaks di Sumut
Pelaku penyebaran video hoaks yang menyebarkan berita adanya pencoblosan surat suara untuk pasangan calon presiden nomor urut 01 di kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Medan pada Sabtu lalu (2/3) berhasil diamankan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.
Petugas berhasil membekuk seorang pelaku pemiilk akun Facebook penyebar video hoaks itu pada hari Kamis (14/3) melalui bantuan dari Tim Subdit V Cyber Crime.
"Inisialnya adalah UR. Ia diamankan dari Jawa Barat dan merupakan warga sana," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Selasa (19/3).
Dalam melakukan penyebaran video hoaks, Nainggolan menjelaskan, pelaku menggunakan akun Facebook palsu. Bahkan alamat akunnya selama ini selalu berubah-ubah.
"Penangkapan ini berhasil dilakukan setelah polisi menelusuri pertemanan di akun Facebook tersebut, kemudian dijebak dan pelaku ditangkap. Jadi untuk menangkap tersangka yang kasusnya seperti ini itu tidak mudah," ungkapnya.
Saat ini pelaku berinisial UR sudah diamankan di Mapolda Sumut guna menjalani pemeriksaan dan penahanan. Para penyelidik juga tengah mendalami apa sebenarnya pelaku tersebut melakukan penyebaran video hoaks itu.
"Motifnya masih terus diselidiki oleh penyidik. Dan saat ini sudah ditahan," imbuhnya.
Informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Video hoax itu diposting oleh akun Facebook Muhamad Adrian. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif. "Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," ujar Adrian dalam postingannya.
Selain akun Muhamad Adrian, video yang sama juga diposting akun Facebook Kusmana. Dalam postingannya dia menyebutkan video itu menggambarkan kericuhan yang terjadi di KPU Kota Medan Padahal, video tersebut adalah kericuhan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, pada Pilkada serentak beberapa waktu lalu.
"KPU Medan digerebek warga sedang mencoblos surat suara 01. Kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata. Keburukan rezim Jokowi dan koalisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat," ujar Kusmana dalam video yang diunggah Sabtu (2/3/2019). Bahkan oleh akun Kusmana, video diteruskan ke grup facebook 'Insya Allah Prabowo Presidenku 2019-2024 NKRI Harga Mati'.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment