Venezuela Kembali Membuka Perbatasan Dengan Kolombia



Perbatasan yang sebelumnya sudah ditutup selama 4 bulan terakhir, kini Venezuela kembali membuka perbatasannya dengan Kolombia. Setelah membuka perbatasan tersebut ada ribuan orang yang mengantre langsung guna memasuki wilayah Kolombia untuk mencari makanan serta obat-obatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Sudah berbulan-bulan warga Venezuela sudah merasakan pemadaman listrik, hiperinflasi, dan meningkatnya kekerasan karena terjadinya krisis politik dan ekonomi yang semakin kuat di negara itu.

"Kami adalah orang-orang yang damai yang dengan tegas membela kemerdekaan dan penentuan nasib sendiri kami," kata Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. dalam sebuah tweet saat mengumumkan pembukaan perbatasan, dilansir dari laman NPR, Senin (10/6).

Venezuela tidak hanya menutup perbatasan dengan Kolombia tetapi juga ada beberapa perbatasan lainnya yang ditutup oleh Venezuela, yakni Brasil dan Aruba.

Keputusan penutupan perbatasan tersebut diambil sebagai langkah Maduro untuk mencegah masuknya bantuan asing untuk rakyat kelaparan di Venezuela. Karena Maduro mencurigai masuknya pertolongan itu merupakan dalih bagi negara lain yang mendukung oposisinya.

Venezuela dilanda dualisme kepemimpinan di mana Maduro masih tercatat sebagai pemegang kekuasaan yang sah. Maduro sendiri didukung oleh Rusia, China, Turki, dan Iran.


Sementara itu pihak oposisi dipimpin oleh Juan Guaido yang mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela. Ia mendapat dukungan dari Amerika Serikat, negara-negara tetangga Venezuela, dan negara-negara Uni Eropa. 









Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Andi Arief Membuat Tuduhan Tanpa Bukti

10 Truk TNI-Polri Dikerahkan Untuk Mengantar Demonstran Pulang